Friday, December 30, 2011

Ukir kami di telapak tanganMu

sebuah ukiran kayu tampak indah di tangan seorang pengrajin yang handal. Seperti itulah hidup tiap anak Tuhan yang dikasihiNya. Ia mengijinkan setiap hal yang menurut kita menyakitkan terjadi dalam hidup kita. Itu Ia ijinkan hanya karena Ia ingin melihat anak-anakNya tumbuh dewasa dan mengembangkan setiap talenta yang Ia karuniakan dalam hidup tiap anak-anakNya.

Tiap kali palu dan tatah itu tertoreh di sebuah kayu, ia akan menjerit dan berkata,  hentikan.. jangan lukai aku.. tiap kali goresan itu terjadi dan si kayu ini menjerit, terluka dan bila ia bisa berontak, ia akan memilih pergi dan menjauhi si pengrajin. tapi kayu ini tak berdaya dan ia menerima setiap torehan di tubuhnya. kesakitan dideritanya. tapi tiap kali tubuhnya terluka dan mengeluarkan getahnya, ia berkata 'terima kasih Tuanku yang baik. aku tau Engkau mengukir hidupku' dan rasa syukur itu membebat sakitnya dan getah itu berhenti mengalir dari dalam tubuhnya. lalu tibalah di penghujung tahun, ukiran itu telah selesai dan jadi. dan sang pengrajin tampak puas dengan hasil yang ia buat.

kayu itu tampak indah dan cantik. dan saat ukiran itu siap dijual, maka ia berhasil dijual dengan harga yang amat tinggi dan sekarang kayu itu ditempatkan di sebuah musium yang ternama. dan setiap orang mengaguminya. karena ia tahan terhadap setiap torehan yang diciptakan oleh sang maestro.

ijinkanlah sang Maestro menorehkan dan mengukir yang indah dalam hidup kita. ucapkanlah syukur ketika hal yang menyakitkan menimpa hidup kita. dan jadilah kuat.

-amin-

No comments: