Beberapa waktu kemudian kejadian itu saya rasakan lagi. Tiba-tiba saya sedih. Tetapi kali saya mencoba untuk mengamati apa yang terjadi pada diri saya. Saya ingat dengan nasehat Erkhart Tole untuk selalu bertanya pada diri sendiri," Apa yang sedang terjadi pada diri saya saat ini?" Dan saya akhirnya menemukan kesedihan yang datang tiba-tiba itu disebabkan karena saya kecewa tulisan saya tidak mendapatkan apresiasi dari orang lain. Saat mel
ihat tulisan saya tidak ada yang nge-like dan komentar, bertanya dalam hati," Ko gak ada yang suka? ko gak ada yang komentar? ah, percuma saja." Saat itu saya merasa diri saya tidak cukup merasa baik. Karena saya tidak mau dikuasai oleh pikiran negatif ini, saya mencari cara pandang baru yang lebih positif untuk melihat kejadian yang saya alami. Oh, cara melihat diri yang negatif adalah salah satu hal yang membuat orang masuk dalam kondisi depresi. Karenanya saya harus mengganti cara pandang yang negatif menjadi positif tentang diri saya. Penilaian diri yang rendah - seperti merasa diri tidak cukup baik - akan membawa kita pada kesedihan yang berkepanjangan. Dan kesedihan yang berkepanjangan menarik kita dalam kondisi depresi.
Sekarang saya bisa mengatakan pada seseorang," Ok...mungkin Anda sedang mengalami depresi," karena saya tidak TIDAK MELUPAKAN MASA LALU SAYA (bagaimana saya mengalami dan membebaskan diri dari kesedihan yang tiba-tiba). Harus dibedakan antara JANGAN LUPAKAN MASA LALU dengan JANGAN TERIKAT dengan masa lalu. Saya tidak akan melupakan masa lalu saya karena saya harus mendapatkan pelajaran dari masa lalu saya - seperti, saya tahu saya pernah mengalami perasaan diabaikan saat saya umur 2 tahunan, tetapi saya harus bekerja agar tidak akan terikat dengan masa lalu (terus merasa diabaikan oleh berbagai peristiwa yang memicu perasaan diabaikan masa kecil).
Tanda bahwa kita masih terikat dengan masa lalu (dan mungkin Anda lupa peristiwanya atau masih ingat peristiwanya di masa lalu) adalah kita masih membawa-bawa emosi, perasaan, tingkah laku, dan pikiran-pikiran di masa lalu kita yang mengganggu perkembangan pribadi kita.
Jangan pernah melupakan masa lalu karena Anda harus melepaskan diri dari keterikatan dengan masa lalu!
Love Yourself!
Supriyatno
Founder PTSG & PT E-Counseling
Sekarang saya bisa mengatakan pada seseorang," Ok...mungkin Anda sedang mengalami depresi," karena saya tidak TIDAK MELUPAKAN MASA LALU SAYA (bagaimana saya mengalami dan membebaskan diri dari kesedihan yang tiba-tiba). Harus dibedakan antara JANGAN LUPAKAN MASA LALU dengan JANGAN TERIKAT dengan masa lalu. Saya tidak akan melupakan masa lalu saya karena saya harus mendapatkan pelajaran dari masa lalu saya - seperti, saya tahu saya pernah mengalami perasaan diabaikan saat saya umur 2 tahunan, tetapi saya harus bekerja agar tidak akan terikat dengan masa lalu (terus merasa diabaikan oleh berbagai peristiwa yang memicu perasaan diabaikan masa kecil).
Tanda bahwa kita masih terikat dengan masa lalu (dan mungkin Anda lupa peristiwanya atau masih ingat peristiwanya di masa lalu) adalah kita masih membawa-bawa emosi, perasaan, tingkah laku, dan pikiran-pikiran di masa lalu kita yang mengganggu perkembangan pribadi kita.
Jangan pernah melupakan masa lalu karena Anda harus melepaskan diri dari keterikatan dengan masa lalu!
Love Yourself!
Supriyatno
Founder PTSG & PT E-Counseling